Monthly Archives: August 2011

PENGARUH PEREBAHAN BATANG DAN PEMBERIAN POSFOR

PENGARUH PEREBAHAN BATANG DAN PEMBERIAN POSFOR

TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH

(Arachis hypogaeal) VARIETAS KELINCI

Ir. Supriyono, MP dan Setionon SP

Program Studi Agroteknologi

Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Muara Bungo, 2010

ABSTRAK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan perebahan batang dan pemberian posfor terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. (Arachis hypogea L) Varietas Kelinci. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 20 Mei sampai dengan 22 Desember 2010 di kebun praktikum SMKN 1 Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Propinsi Sumatera Barat. Lokasi yang terletak pada ketinggian 97,0-313,0 m dpl, jenis tanah PMK dengan pH 5,0-5,7. bulan basah antara September sampai dengan Februari, dan bulan kering antara Maret sampai dengan Agustus. Rata-rata curah hujan selama penelitian dari bulan Mei sampai September 2010 adalah 243,4 mm/bulan.

Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan tiga kelompok, yang terdiri atas dua perlakuan; perebahan batang (A) yaitu; tanpa perebahan batang (A0), dengan perebahan batang (A1), dan pemberian pasfor (B) yaitu, tanpa pemberian pasfor (B0), pemberian 50 kg/ ha (B1) pemberian 100 kg/ha (B2) dan pemberian 150 kg/ha (B3).

Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, jumlah ginofora, volume akar, jumlah polong bernas dan bobot polong kering. Variabel penelitian dinalisis dalam ragam dan apabila berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut dengan uji jarak Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%.

Hasil penelitian menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap perlakuan perebahan batang, pemberian posfor dan interaksinya terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, jumlah ginofora, volume akar. Perlakuan perebahan batang berpengaruh nyata terhadap jumlah polong bernas dan bobot polong kering dan pemberian posfor tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah polong bernas dan bobot polong kering.

Kata kunci : Kacang Tanah (Arachis hypogae L.), perebahan batang, pemberian

posfor, Pertumbuhan dan hasil

ANALIS EFISIENSI AGRO INDUSTRI KERIPIK TEMPE

ANALIS EFISIENSI AGRO INDUSTRI KERIPIK TEMPE

DI KECAMATAN RIMBO ILIR

KABUPATEN TEBO

 

Listiawati, dibawah bimbingrn

Ir. Saiful Azhar, ME dan Mainif Sepfera, SP

Program study Agribisnis

Universitas Muara Bungo

Tahun 20l0

ABSTRAK

Agroindustri keripik tempe dikecamatan Rimbo IIir Kabupaten Tebo setiap tahun nya mengalami peningkatan mulai dari unit usaha tenaga kerja nilai praduksi, nilai invesfasi dan nilai bahan baku. Namun ditahun terakhir ini penelitian ini ingin mengetahui bagaimana penggunaan factor produksi (bahan baku, tenaga kerja, dan modal operasional) didaerah penelitian, tingkat efisiensi ekonomi dan mengetahui berapa besar pendataan yang diperoleh pengrajin keripik tempe di kecamatan Rimbo Ilir.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rimbo Ilir di desa Giriwinangun dan Sumber Agung. Dasar penetapan wilayah secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan bahwa desa tersebut merupakan sentra produksi tempe di kabupaten Tebo. Pengusaha kripik tempe yang ada dikecamatan Rimbo Ilir sebanyak 9 unit usaha. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan pertimbangan bahwa jumlah usaha relatif sedikit. Adapun responden dalam dalam penelitian ini adalah pengrajin yang mengusahakan keripik tempe. Adapun hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas.

Hasil analisis fungsi produksi diperoleh nilai koefisien determinan (R2) 0,989. analisis sidik ragam menunjukkan bahwa bahan baku, curahan tenaga kerja, modal operasional secara bersama mempengaruhi produksi keripik tempe, begitu juga dengan uji-t, ketiga factor produksi berpengaruh nyata terhadap produksi kripik tempe. Selanjutnya dari analisis efisiensi ekonomi, penggunaan factor produksi bahan baku, curahan tenaga kerja dan modal operasional.

Kata kunci : Analisis Efisiensi Agroindustri Keripik Tempe.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

PERMINTAAN KEDELAI PADA AGROINDUSTRI TAHU

DI KABUPATEN BUNGO

 

Nilawati Di Bawah Bimbingan

Ir. Syaiful Azhar, ME dan Widuri Susilawati, SP

Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian

Universitas Muara Bungo 2010

ABSTRAK

 

Penelitian ini berrtujuan untuk (1) mengetahui bagaimana jumlah permintaan kedelai pada idustri tahu di kabupaten Bungo (2) Faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan kedelai pada Agroindusri Tahu di Kabrpaten Bungo.

Penelitian ini menggunakan data primer diperoleh secara langung dari pengrajin tahu dengan menggunakan metode survey yang dituntun oleh kuisoner yang telah disiapkan terlebih dahulu seperti data identitas ( umur pengrajin, pendidikan pengrajin, jumlah angota, keluarga dan pengalaman membuat tahu ). Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana dengan responden 10% dari  8 Agroindustri tahu. Alat analisis deskriptif kualitatif dan yang digunakan rmtuk mengetahui permintaan kedelai pada Agroindustri tahu dan analisis regresi linier berganda.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dari 8 I agroindustri tahu berkisar 26-678.250/bulan dengan rata-rata 3.338.781,25/bulan ini menunjukan bahwa pendapatan Agroindustri Tahu di Kabupaaten Bungo tinggi dan faktor yang mempengaruhinya, harga kedelai, Pendapalan Agroidustri, dan Biaya Produksi.

Kata kunci : Analisis fakor-faktor yang mempengaruhi permintaan kedelai pada agroindustri tahu

PENGARUH BOKASHI PUPUK KANDANG AYAM

PENGARUH BOKASHI PUPUK KANDANG AYAM

TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG

(Solnnun melongena L)

Abdir Rahman, di bawah bimbingan

Hj. Eliza, Sp,M.Si dan yeni Nasata, S.Pt

Jurusan Agroteknologi Fakultas pertanian

Universitas Muara Bungo

2010

ABSTRAK

Penelitian percobaan ini dilaksankan dilahan percontohan Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo di Dusun Sungai Binjai KM 6 Arah padang. Dimulai pada bulan April  2010 sampai Juli 2010. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis bokashi pupuk kandang ayam memberikan hasil terbaik pada tanaman terung.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 1 ulangan, adapun perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : B0 (Tanpa perlakuan), B1 (Bokashi Pupuk Kandang Ayam 2,5 ton per hektar), B2 (Bokashi Pupuk Kandang Ayam 5-ton per hektar), B3 (Bokashi pupuk kandang ayam 7,5 ton per hektar), B4 (Bokashi Pupuk Kandang Ayam l0 ton per hektar). Apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5 %.

Parameter yang diarnati adalah tingg tanaman, luas daun, persentase bunga menjadi buah, panjang buah, diameter buah, berat buah per tanaman, berat ton per hektar. Dan hasil penelitian menujukan bahwa pemberian bokashi pupuk kandang ayam memberikan pengaruh yang sangat nyata (p <  0,01) terhadap berat ton per hektar tanarnan terung dan untuk yang berbeda nyata yaitu tinggi tanaman dan luas daun. Sedangkan terhadap persentase bunga menjadi buah, jumlah buah, panjang buah, diameter buah dan berat buah per tanaman tidak memberikan pengaruh nyata. Pemberian bokashi pupuk kandang ayarn dengan dosis 10 ton per hektar memberikan pengaruh yang terbaik dari dosis lainnya.

Kata kunci : Bokashi pupuk kandang ayam dan tanaman terung.

 

PENGARUH BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP

PENGARUH BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP

 PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN

PARE (Momordica chainantia)

VARIETAS RADEN

Herpiandi, dibawah bimbingan

Ir. Supriyono, Mp dan Setiono, Sp

Program Studi Agroteknologi

Fakultas pertanian Univeisitas Muara Bungo

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cermin Alam Kecamatan VII Koto llir, Kabupaten Tebo yang terletak di ketinggian 140 meter diatas permukaan laut, dengan curah hujan 1000 mm s/d 3000 mm pertahun dan jenis tanah ultisol mulai tanggal 0l Nopember 2009 sampai dengan 01 Pebruari 2010 dengan tujuan unruk mengetahui pengaruh Bokashi jerami padi terhadap perfumbuhan dan hasil tanaman Pare (Momordica chaiantia) varietas raden dan mendapatkan takaran bokishi jerami padi yang tepat yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pare.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan dan 4 ulangan, adapun perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : p0 (0 gram bokashi/lobang tanam), P1 (500 gram bokashillobang tanam), p2 (1000 gram bokashi/lobang tanam), P3 (1500 gram bokashi/robang tanam) dan p4 (2000 gram bokashi/lobang tan:rm). Data hasil pengamatan dianalisis dengan iiop ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut DNMRT pada taraf 5o%.

Parameter yang diamati meliputi panjang tanaman (cm), luas daun (cm2), jumlah bunga, jumlah buah pertanaman (buah), dan bobot buah pertanaman (gram).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Bokashi jerami padi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare (Momordica charaitial) varietas raden tidak berpengaruh terhadap panjang tanaman, akan tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap luas daun, jumtah bunga, jumlah buah pertanaman, dan bobot buah pertanaman.

Kata Kunci : Bokashi Jerami, Tanaman pare

PENGARUH BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PARE (Momordica chainantia) VARIETAS RADEN

PENGARUH BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN

PARE (Momordica chainantia)

VARIETAS RADEN

Herpiandi, dibawah bimbingan

Ir. Supriyono, Mp dan Setiono, Sp

Program Studi Agroteknologi

Fakultas pertanian Univeisitas Muara Bungo

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cermin Alam Kecamatan VII Koto llir, Kabupaten Tebo yang terletak di ketinggian 140 meter diatas permukaan laut, dengan curah hujan 1000 mm s/d 3000 mm pertahun dan jenis tanah ultisol mulai tanggal 0l Nopember 2009 sampai dengan 01 Pebruari 2010 dengan tujuan unruk mengetahui pengaruh Bokashi jerami padi terhadap perfumbuhan dan hasil tanaman Pare (Momordica chaiantia) varietas raden dan mendapatkan takaran bokishi jerami padi yang tepat yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pare.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan dan 4 ulangan, adapun perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : p0 (0 gram bokashi/lobang tanam), P1 (500 gram bokashillobang tanam), p2 (1000 gram bokashi/lobang tanam), P3 (1500 gram bokashi/robang tanam) dan p4 (2000 gram bokashi/lobang tan:rm). Data hasil pengamatan dianalisis dengan iiop ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut DNMRT pada taraf 5o%.

Parameter yang diamati meliputi panjang tanaman (cm), luas daun (cm2), jumlah bunga, jumlah buah pertanaman (buah), dan bobot buah pertanaman (gram).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Bokashi jerami padi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare (Momordica charaitial) varietas raden tidak berpengaruh terhadap panjang tanaman, akan tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap luas daun, jumtah bunga, jumlah buah pertanaman, dan bobot buah pertanaman.

Kata Kunci : Bokashi Jerami, Tanaman pare